Cegah Anak Terlibat dalam Aksi Massa, Polres Metro Bekasi Kota Usung Program Jaga Pelajar
Sudah sepi · hari ke-29 · 1 sumber asli · 1 informasi baru
Sekarang
Polres Metro Bekasi Kota luncurkan program Jaga Pelajar (pola Bapak Asuh di kelas SMK) bersama 127 kepsek, cegah pelajar terlibat aksi massa.
Kronologi
jam = waktu berita terbit
Selasa, 15 Sep · 3 catatan
- 14.58Polres Metro Bekasi Kota menggelar forum bersama 127 kepala sekolah menengah kejuruan negeri dan swasta di Aula SMA Negeri 1 Kota Bekasi, Selasa (15/9/2026), untuk memperkuat program Jaga Pelajar; personel Polres dan Polsek jajaran akan berperan sebagai "Bapak Asuh" di setiap kelas SMK, berkoordinasi dengan wali kelas dan guru BK.Kompas.com ↗
- 14.58Kapolres Metro Bekasi Kota Komisaris Besar Putu Kholis Aryana: "Anak-anak tidak boleh dimobilisasi, dieksploitasi, apalagi dijadikan martir dalam suatu peristiwa. Keselamatan, hak belajar, dan masa depan mereka harus ditempatkan di atas kepentingan apa pun," seraya menyoroti risiko hoaks dan misinformasi digital mendorong pelajar terlibat aksi massa tanpa memahami risikonya.Kompas.com ↗
- 14.58Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Rina Parlina: sekolah, keluarga, dan kepolisian perlu bergerak beriringan "agar proses pendidikan berlangsung secara utuh dan pelajar tidak terseret ke dalam perilaku yang mengarah pada pelanggaran hukum." Program ini disusun menyusul kerusuhan 27 Agustus di kawasan Gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta, yang menjaring 160 anak dari total 322 orang yang ditangkap Polda Metro Jaya -- banyak di antaranya berasal dari wilayah pinggiran Jakarta termasuk Bekasi.Kompas.com ↗
Sumber asli, urut kedatangan
Sejak 15 Sep, 14.58, tidak ada sumber asli baru yang kami temukan.