PMII dan Petani Silo Demo DPRD Jember, Tolak Markas Batalyon TP
Sudah sepi · hari ke-25 · 1 sumber asli · 1 informasi baru
Sekarang
Petani Silo dan PC PMII Jember mendesak DPRD Jember batalkan rencana markas Batalyon TP di lahan garap KHDPK; DPRD serahkan ke Kementerian Kehutanan.
Kronologi
jam = waktu berita terbit
Jumat, 18 Sep · 3 catatan
- 20.04Puluhan petani Desa Silo bersama Pengurus Cabang PMII Jember menggelar aksi demonstrasi bertajuk "Silo Menggugat: Bebaskan Silo Dari Bayang-Bayang Militerisme" di Gedung DPRD Kabupaten Jember, Jumat (18/9/2026), menolak rencana pembangunan markas Batalyon TP di atas lahan garap KHDPK (Kawasan Hutan Dengan Pengelolaan Khusus) Desa Silo yang selama ini dikelola petani lewat SK HKm.JatimUpdate.id ↗
- 20.04Ketua PC PMII Jember, Mohammad Taufiqur Rahman, menyatakan rencana pembangunan markas mengancam hak hidup petani; Korlap Aksi menyebut kesepakatan RDP 18 Juni 2026 agar semua pihak menahan diri telah dilanggar pihak TNI di lapangan, dan menuntut bukti nyata, bukan janji.JatimUpdate.id ↗
- 20.04Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jember, Widarto, menemui massa aksi dan menegaskan DPRD tetap berpegang pada hasil RDP Juli 2026 yang menyerahkan persoalan ke Kementerian Kehutanan; ia menyebut lahan 50 hektare itu telah berstatus Perhutanan Sosial dikelola Gapoktan, dan perwakilan Kementerian Kehutanan di Yogyakarta menyatakan bersedia mengeluarkan lahan itu dari peta perhutanan sosial jika Gapoktan/petani bersedia menandatangani; Widarto akan mengonfirmasi dugaan kegiatan TNI di lapangan.JatimUpdate.id ↗
Sumber asli, urut kedatangan
Sejak 18 Sep, 20.04, tidak ada sumber asli baru yang kami temukan.