Massa GSI Demo Pemkab Bogor, Desak KPK Tuntaskan Kasus OTT Bupati
Sudah sepi · hari ke-37 · 1 sumber asli · 1 informasi baru
Sekarang
Puluhan massa GSI di Kantor Bupati Bogor bawa 5 tuntutan (Tuntutan Panca Karsa), desak Bupati R dinonaktifkan; Sekda belum berikan keterangan.
Kronologi
jam = waktu berita terbit
Senin, 7 Sep · 3 catatan
- 00.00Puluhan massa yang mengatasnamakan Gerakan Sipil Indonesia (GSI) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Bogor, Cibinong, Senin (7/9/2026), menyoroti dinamika hukum dan operasi tangkap tangan (OTT) yang tengah ditangani KPK. Orator aksi, Aziz Ferga, menyampaikan kajian organisasinya soal dugaan pelanggaran yang disebut menyeret nama Bupati (disebut dengan inisial R), mulai dari masa menjabat Ketua DPRD hingga kini menjadi kepala daerah.Potretbogor ↗
- 00.00Aziz mengeklaim menemukan indikasi keterlibatan Bupati dalam dugaan korupsi -- mulai dari nomine jabatan yang dikaitkan dengan Kepala BKPSDM Yunita Mustika Putri, hingga dugaan penyimpangan pengadaan di Dinas Pendidikan dan potongan upah pungut di Bappenda -- dan mendesak KPK segera menetapkan tersangka dalam kasus OTT 20 Agustus 2026, menuding adanya intervensi penguasa yang memperlambat penanganan kasus.Potretbogor ↗
- 00.00GSI membawa lima tuntutan yang disebut 'Tuntutan Panca Karsa': nonaktifkan Bupati (mendesak Mendagri), copot Kepala Dinas Pendidikan/Kepala Bappenda/Kepala BKPSDM, usut dugaan korupsi pengadaan Disdik dan RSUD Parung serta jual-beli jabatan, dan seruan mogok bayar pajak bila tuntutan tak ditindaklanjuti. Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, belum memberikan keterangan saat dikonfirmasi.Potretbogor ↗
Sumber asli, urut kedatangan
Sejak 7 Sep, 00.00, tidak ada sumber asli baru yang kami temukan.