5.000 Buruh Jabar Geruduk DPR, Desak RUU Reforma Agraria Disahkan
Sudah sepi · hari ke-29 · 1 sumber asli · 1 informasi baru
Sekarang
Buruh dan petani Jabar berencana turun ke Jakarta 24 September, desak RUU Reforma Agraria disahkan dan tolak kriminalisasi petani.
Kronologi
jam = waktu berita terbit
Selasa, 15 Sep · 4 catatan
- 15.53Iman Bedegul, dikutip kejakimpolnews.com: "Kami datang bukan untuk seremoni. Kami datang untuk menagih keadilan. RUU Reforma Agraria harus segera disahkan. Jangan terus-menerus rakyat dijadikan korban atas konflik pertanahan yang tidak pernah selesai." Massa direncanakan berasal dari berbagai daerah Jabar termasuk Garut, Tasikmalaya, Pangandaran, Majalengka, Sumedang, Karawang, Subang, Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Kota Bandung, Sukabumi, dan Cianjur.kejakimpolnews.com ↗
- 14.17Sekitar 5.000 buruh dan petani dari berbagai wilayah Jawa Barat berencana menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (24/9/2026), dipimpin Koordinator Lapangan Petani Bandung Raya dan Jawa Barat, Iman Bedegul, menyambut Hari Tani Nasional 2026.Jabar Ekspres ↗
- 14.17Iman Bedegul menyebutkan massa aksi akan menyuarakan tiga tuntutan utama: segera disahkannya RUU Reforma Agraria, penghentian kriminalisasi terhadap petani dan buruh yang memperjuangkan hak atas tanah, serta perwujudan keadilan agraria bagi rakyat.Jabar Ekspres ↗
- 14.17Iman Bedegul: "Petani dan buruh adalah subjek pembangunan, bukan objek kebijakan. Kami mendesak DPR RI segera mengesahkan RUU Reforma Agraria demi kepastian hak atas tanah, perlindungan ruang hidup, dan kesejahteraan rakyat." Peserta dijadwalkan berkonsolidasi di Terminal Pangalengan, Kabupaten Bandung, sebelum bertolak ke Jakarta.Jabar Ekspres ↗
Sumber asli, urut kedatangan
Sejak 15 Sep, 14.17, tidak ada sumber asli baru yang kami temukan.
2 tautan pemberitaan · 1 menambah informasi ›
Demonstrasi · Terjadwal