Aliansi Solidaritas Geruduk Polres Bengkulu Tengah, Desak Transparansi Kasus Nardi
Sudah sepi · hari ke-21 · 1 sumber asli · 1 informasi baru
Sekarang
Massa masih memantau proses hukum; negosiasi restorative justice antara Nardi dan pelapor berjalan di Polres Bengkulu Tengah.
Kronologi
jam = waktu berita terbit
Selasa, 22 Sep · 3 catatan
- 17.50Ratusan massa dari kalangan awak media, LSM, tokoh masyarakat dan keluarga mendatangi Polres Bengkulu Tengah, Senin (21/9/2026), sebagai aksi solidaritas atas penangkapan jurnalis Nardi yang dituduh memeras Rp1,5 juta di sebuah rumah makan di Kecamatan Pondok Kelapa.Target Berita ↗
- 17.50Aliansi solidaritas menilai kasus Nardi berakar dari temuannya soal dugaan pungli "pajak 5 persen" (Rp800 ribu per rumah) dalam program bantuan bedah rumah yang diduga melibatkan oknum kontraktor dan kepala desa setempat -- massa menuntut penyelesaian lewat restorative justice, dan jika buntu, penegakan hukum tanpa tebang pilih terhadap pemberi maupun penerima pungli.Target Berita ↗
- 17.50Penasihat hukum pendamping Ita Jamil menyatakan pihaknya menempuh langkah persuasif, dengan koordinasi dan negosiasi bersama pihak pelapor dan Polres Bengkulu Tengah masih berjalan.Target Berita ↗
Sumber asli, urut kedatangan
Sejak 22 Sep, 17.50, tidak ada sumber asli baru yang kami temukan.