Seniman Bandung Gelar Aksi "Jangan Biarkan Kezaliman Menjadi Kelaziman"
Sudah sepi · hari ke-29 · 1 sumber asli · 1 informasi baru
Sekarang
Aliansi Bandung Ngajoak (ABN) menggelar aksi seni-kritik di Kebun Seni, Tamansari, Bandung, menyoroti kasus keracunan MBG, sampah, dan penggusuran PKL/pasar Ciroyom.
Kronologi
jam = waktu berita terbit
Selasa, 15 Sep · 4 catatan
- 12.02Aliansi Bandung Ngajoak (ABN) -- koalisi seniman, musisi jalanan, musisi balada, dan jurnalis yang diketuai Dodi Ahmad Fauzi -- menggelar aksi bertajuk "Jangan Biarkan Kezaliman Menjadi Kelaziman" di Kebun Seni, Tamansari, Kota Bandung, Minggu (13/9/2026), bertepatan dengan hari lahir ke-37 Kelompok Jalanan Bandung (KJP).BandungBergerak.id ↗
- 12.02Sejumlah seniman menyampaikan kritik lewat penampilan atas kasus keracunan siswa penerima Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah, persoalan sampah, penertiban PKL, dan rencana revitalisasi Pasar Ciroyom yang ditolak banyak pedagang.BandungBergerak.id ↗
- 12.02Musisi balada Om Tris menyoroti rencana revitalisasi Pasar Ciroyom dan Andir yang dikhawatirkan mengancam ekonomi pedagang lama, dan menyebut permintaan bertemu Wali Kota Bandung Muhammad Farhan belum terpenuhi.BandungBergerak.id ↗
- 12.02Tiga seniman pentas (Elly Dz, Ambu Rinrin, Desty Astutsi, menamakan diri "trio koclak") menampilkan teatrikal improvisasi berkostum sampah plastik menyindir ketimpangan aturan sampah dan menuntut pemangku kebijakan mencari solusi, bukan sekadar meminta rakyat bersabar.BandungBergerak.id ↗
Sumber asli, urut kedatangan
Sejak 15 Sep, 12.02, tidak ada sumber asli baru yang kami temukan.